Manfaat Berpelukan

Di Indonesia, merangkul (berpelukan) budaya masih belum kuat. Ini disebabkan oleh keyakinan bahwa berpelukan, terutama dengan orang lain di luar anggota keluarga, adalah tabu dan tidak sopan. Para ahli kesehatan bahkan mengatakan bahwa banyak manfaat kesehatan dapat dicapai jika kita sering dipeluk.

Efek positif Seringkali biaya
Virginia Satir, pakar kesehatan dari Amerika Serikat, mengatakan hal itu membantu kita mendapatkan 4 pelukan setiap hari untuk bertahan hidup, 8 pelukan untuk memberikan kenyamanan dan 12 pelukan untuk mendukung pembangunan. Itu tidak hanya menunjukkan rasa antusiasme, cinta, kebahagiaan dan kesedihan, bahkan menghancurkan dapat membawa banyak manfaat kesehatan.

Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Menghancurkan umumnya dikenal sebagai cara untuk memerangi stres. Fakta ini terungkap dalam penelitian di Carnegie Mellon University dan Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh. Dinyatakan dalam penelitian ini bahwa menghancurkan dapat mengurangi risiko menjadi sakit.

Dalam penelitian ini, 404 orang dewasa dengan sengaja menerima virus yang bisa menyebabkan pilek. Setelah itu mereka dibagi menjadi dua kelompok, yang sering mendapat pelukan dan yang tidak pernah mendapat pelukan. Hasilnya adalah mereka yang terjepit lebih sering tidak sakit lebih sering daripada mereka yang tidak pernah dipeluk.

Meningkatkan fungsi sistem saraf
Menghancurkan merangsang sistem saraf dengan mengurangi emosi dalam dirinya sendiri, melawan kecemasan dalam pikiran dan meningkatkan kepercayaan diri. Ketika kita melakukan ini, kita juga merasakan dukungan atau penghargaan. Ini akan membuat kita merasa jauh lebih baik, lebih nyaman dan pada akhirnya memiliki pengaruh positif pada kesehatan fisik dan psikologis.

Tingkatkan tekanan darah
Penelitian lain di University of North Carolina menunjukkan bahwa menghancurkan secara signifikan dapat meningkatkan kesehatan jantung. Itu juga dapat meningkatkan tekanan darah dalam tubuh.

Dalam studi ini, 200 orang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta menonton video romantis selama 10 menit dan kemudian meminta mereka untuk berpegangan tangan dan berpelukan selama 20 menit. Kelompok lain tidak berinteraksi, tetapi santai 10 menit sebelum terkena hal-hal yang dapat menyebabkan stres. Hasilnya adalah kelompok pertama memiliki tekanan darah yang lebih baik dan detak jantung yang lebih stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *